Mabadiul Chamsah

"MABADIUL CHAMSAH"
Allahu Ghoyatuna
Ar-Rasul Qudwatuna
Al-Quran Dusturuna
Al-Jihad Sabiluna
Al Mautu fi sabilillah asma’ a’manina….
Allah adalah tujuan kami | Rasulullah teladan kami | Al-Qur’an pedoman hidup kami | Jihad adalah jalan juang kami | Mati di jalan Allah adalah cita2 kami tertinggi
Tampilkan postingan dengan label Cerita Realitaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Realitaku. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Juni 2010

Memulai Tuk Berfikir Pluralis




                Pasca meninggalnya sang guru bangsa, KH. Abdurahman Wahid kata pluralis menjadi lebih familiar di telinga para pelajar dan kalangan awam. Definisi dari pluralis sendiri terbagi menjadi beberapa persepsi yang disikapi secara berbeda. Dari kata pluralis yang tak lain kata yang diadopsi dari bahasa asing. Saya masih ingat ketika masih duduk di bangku SMP kelas 1, ketika mempelajari bahasa Inggris ada istilah singular dan plural . Pluralis sendiri menurut bisa diartikan sebagai suatu kejamakan. Dan bisa di kembangkan menjadi pengertian yang lebih panjang. Menurut hemat saya, istilah pluralis bisa di artikan sebagai suatu kejamakan perspektif menyikapi sebuah perbedaan pandangan seseorang yang bisa menumbuhkan sikap tasamuh (toleran) kepada pelakunya. Saya tidak membahas tentang “PLURALIS” secara mendetail dan komprehensif, melainkan lebih ingin menceritakan pengalaman pribadi saya tentang pluralis itu sendiri.
                Ada baiknya jika saya menceritakan background kehidupan saya sendiri. Orang tua saya sendiri berasal dari keluarga yang notabenenya termasuk keluarga yang memegang teguh budaya-budaya ke-NU-an. Terlihat dari kakek, buyut, hingga atasnya ialah mayoritas lulusan dari pondok pesantren salaf di jawa yang berlatar belakang NU. Tidak memunafikkan jika saya sendiri selama kurang lebih 12 tahun mengikuti apa-apa yang dibudayakan keluarga.
Namun, ideologi saya mulai berubah ketika saya mulai memasuki jenjang SMP. Dimana sekolah sekaligus pondok pesantren modern yang orang tua saya pilih ternyata bukan berlatar belakang yang  sefikrah dengan mereka. Ideologi yang mereka ambil ialah ijtihad dari ulama moderat Mesir, Syeikh Imam Asy Syahid Hasan Al Banna atau lebih dikenal dengan sebutan jama’ah Ikhwanul Muslimin. Harakah ini bergerak dalam bidang tarbiyah, politik dan sosial. Tak heran jika sebagian dari para anggotanya  menjadi seorang murrabi-murrabiah beberapa halaqah tarbawiyah di berbagai tempat. Dan mungkin jika anda seorang mahasiswa tidak asing lagi dengan kelompok tarbiyah, organisasi KAMMI dan lain sebagainya. Di kancah perpolitikan pun mereka membuat partai yang biasa kita kenal sebagai Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Walau saat ini partai tersebut tidak terlalu bersifat eksklusif sebagai partai dakwah melainkan lebih terbuka dari sebelumnya (Annis Matta).
Selama 3 tahun saya mengenyam pendidikan dan belajar berbagai hal dari sana.  Dimulai dari berbagai budaya dan kebiasaan biasa mereka kerjakan. Cukup mengasyikkan memang. Tapi disana, saya tidak hanya bertemu dengan orang-orang yang berideologi Ikhwanul Muslimin semata. Saya mengenal beberapa orang yang berlatar belakang yang berbeda, dari mulai NU sendiri, Muhammadiyah dan lain sebagainya. Keberuntungan masih berpihak kepada saya, saya bertemu dan kenal dekat dengan salah satu orang yang kebetulan alumni pondok pesantren NU di Jawa, namun cara berfikir dia tidak semuanya berdasarkan apa yang dicerminkan oleh pesantren NU kebanyakan. Jika ingat beliau, saya hanya bisa mengingat jalan pikiran pemikir besar, Ulil Abshar Abdallah dan Nurcholis Madjid. Terlihat dari cara beliau berfikir yang terkesan lebih kontemporer dan lebih logis. Tak lain, jalan pikiran yang beliau pakai seperti Ulil Abhsar Abdallah, seorang tokoh NU yang terkadang pemikirannya lebih ke perubahan zaman.
Beranjak dewasa, saat usia saya  menginjak 15 tahun atau mulai memasuki jenjang SMA, Allah memberikan kesempatan untuk mengenyam pendidikan di salah satu pondok pesantren besar di Jawa Timur. Tidak dapat di pungkiri lagi, pesantren ini pasti berbeda dan bertolak belakang fikrahnya dibandingkan pesantren saya sebelumnya. Memang benar firasat saya, mayoritas bahkan hampir 99% santrinya berperspektif seperti orang tua saya (tentu anda mengerti maksud saya).
Namun, kembali keberuntungan ditangan saya. Awalnya saya hanya berprasangka, saat itu saya hanya bisa bertemu dengan aliran yang homogen. Tetapi tidak untuk saat itu. Saat itu, teman se-asrama dan kebetulan dia se-Jawa Barat mengenalkan seorang anggota Jama’ah Tabligh. Lagi-lagi, ada nama jama’ah yang masih asing ditelinga saya. Dari mereka, saya mengenal istilah kurkun (pekerja agama) dan khuruj. Ciri khas dari jama’ah ini memang dengan aktivitas khurujnya, ialah dimana kewajiban setiap penganutnya untuk keluar berdakwah 2 jam untuk 1 hari, 3 hari untuk 1 bulan, dan 1 bulan untuk 1 tahun. Biasanya jauhnya perjalanan dakwah mereka ditentukan berdasarkan maal (harta) yang mereka punya. Cukup sering saya mengikuti apa yang mereka kerjakan (untuk perhatian, saya tidak sampai terpengaruh dengan apa-apa yang mereka berikan).
Saya sempat ditentang oleh teman seasrama saya yang mungkin terlalu ta’ashub  (fanatik) dengan alirannya. Dihujat dan diperdebatkan apa-apa yang saya pahami dan apa yang saya lakukan. Anggapan dia mungkin bahwa alirannya itu yang paling benar dan yang paling ahlus sunnah. Namun saat itu, saya hanya bisa berkata seadanya, sebisanya dan sedapat yang pernah saya dapatkan. Saya mencoba menenangkan dan mencoba untuk menjelaskan hakikat ikhtilaf dari sebuah furu’ dalam agama Islam.
Sampai saat ini, berbagai aliran Islam sudah saya pernah saya ikuti dalam artian hanya mencoba merasakan berfikir dan berinteraksi dengan mereka. Bukankah hal itu tidaklah salah? Karena Mengerti bukan berarti menganut, dan menganut belum tentu memahami. Jadi apa salahnya? Sebagian orang awam masih berperspektif konservatif dan terlalu kolot dalam menyikapi sebuah perbedaan yang ada disekitar mereka. Contohnya saja jika kita berada di kampung halaman, masih banyak ditemui berbagai kefanatikan yang dianut oleh para masyarakat. Pemikiran eksklusif nan tertutup dalam menyikapi perbedaan yang ada, membuat masyarakat lebih berfikir konservatif. Ini akan lebih diperparah dengan adanya pemikiran alirannya paling benar sendiri. Ini menjadi sebuah masalah dan PR besar bagi generasi muda muslim.
Lanjuuttt nyoookk....

Rabu, 24 Maret 2010

Ekspedisi pencarian N-Gage Sayaang...


SREEEEETTTTTTTTT...
Eiit,,,
Hufhf..
Salam dulu ah... Assalamu’alaikum Ikhwah...Waduh,, dah lama euy ga menjamah blog lagi.,, akhirnya sempet juga nulis sepatah dua patah kata lah,,,hehe.
Pengen cerita nih... sekarang kan lagi UAN kaka kelas kita nih,, so otomatis kite-kite libur euy. Nah, diliburan kali ini ane nyempatin buat maen ke rumah salah satu temen di daerah Blitar. Ya karena dah janji sama bundanya dari zaman jebod, and pengen cari pengalaman baru, akhirnya telah ku putuskan tuk menjelajahi kota ini. Blitar, yahh,, Blitar,,, kota yang penuh arti sejarah. Kalo kita inget-inget sejarah, Soekarno lahir disini and di makamin di sini. Soepriyadi, U know that?? The young hero from this city. Yeah,, yang mati muda juga itu loh,,, Yaah pokoknya gitulah kalo Blitar diliat dari kacamata sejarah.
Beda lagi dengan kacamata butut seorang Iqbal, Blitar ane anggep sebage kota yang menjadi integrasi dari 2 kota di Jawa Barat. Loh,, kok bisa?? Bisa dunk!!! Kenape? Gampang ajahh!!!!  Blitar tuh mewakili kota Kuningan and Indramayu loh mpok. Ouuwww  emang apenye??  Nih, suasana kotanya terkadang panas, banyak sawah mirip Indramayu. Nah yang mewakili Kuningannye mane?  Disini walaupun kotanya berada di daerah dataran nanggung (rendah enggak tinggi juga enggak,,yah tengah-tengah lahh), ternyata banyak jalan-jalan yang  naek turun juga, and yang buat kentel ma Kuningannye tuh masih banyak hutan -hutan bambunyee jugee.. walaupun ada perbedaan dari kedua kota yang merepresentasikannya, Blitar ndiri ga punya Laut, and ga Punya gunung ternyata mpok!!! Hoho, tapi gapapa, yang penting rasa kangen ma kota Indramayu Kuningan sudah sedikit terobati. Hoho
Ini ko malah ngedeskripsiin Blitar sih,, mana ceritanyee nih??? SABAR MPOOOK!!!!!!!!
Cerita ini berawal dari hawa nafsu yang mendalam (whehehe,, gayamu make bahas-bahas nafsu segalee, Baaaall!!!). Yah, nafsu pengen punya hape N-Gage Classics euyy..hahaha!!!! Berawal dari  nyampenya ane di Blitar, sekitar jam 5 sorean baru nyampe (tuh kalo ga salah tanggal 21 Maret). Malemnya langsung cabuuuutt ke Blitar kota buat nyari tuh HP.. GILEEE!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Mantap jaya!!!!!!!!!! Naek motor malem2 kecepatan 120 keatas beuuhhh,, memang gile temenku itu. Ane sih ga masalah, tapi hape disaku takut lepas dari kandangnya..hoho…
Nyampe di Kota, langsung menyusuri satu konter demi satu konter. Tujuan pertama ada konter yang katanya paling lengkap di kota Blitar, walaupun tuh konter kecil amet. Ditanya tanya ternyata KOSONG katanya!!! Uhff. Harapan berkurang satu! Lanjutnya temenku langsung bawa motornya ke sebuah nama Jalan, Veteran namanya. Nah, d sono nooh konter-konter hape jejer and berbaris layaknya lagi Latian baris berbaris ala DU2,, wkkwkw. Yah kalo di itung sekitar ada 50 konter lah. Satu demi satu konter disusuri, satu demi satu konter di tanyai, “MAS ADA N-GAGE?”. Tapi tetep mereka bilang,” GA ONO, KOSONG REK!” alaaahh jadi bosen deh. Tapi di ujung pencarian di Jl. Veteran ada secercah harapan ketika ditanya dia ngejawab “ Bentar Tunggu!” ,” Yeaahh akhirnya ini puncak pencarianku.” gumam batinku. Pas diliat tuh HP, ane Illfeel setengah mati sumpahh!!!! Beuh!!! Harganya gilaaa,,, kondisi babak belur kaya abis dipukulin warga, ga da kardusnya lagi.. SUMPAH!!! ILFEEL!!!! GA!!!!!!!!!!!!!. Kecewa Berat ane!!!!!!
Tanpa ada rasa menyerah sedikitpun, walaupun tuh MX dah minta dibeliin bensin, ane n temen ane mencoba mencari satu harapan pasti. Haha.. setelah mencari di lain tempat, kita nemuin satu konter yang memberi satu petunjuk adanya harta karun, upzzz gaK bukan,, apa yang kita cari itu. Dua orang penjaga konter (kebetulan cewek) senyam senyum ngeliat ane and temen ane,  ga tau kenape, mungkin mereka bilang “Tuh loh yang make jaket (red. Ane) ko ganteng ameet yah,, coba kamu mintain nomer teleponnya(sambil nyuruh penjaga yang satu laginya)”  ato mungkin mereka bilang “Loh, kok ituloh yang tadi nyetir motor (red. Temen ane) kok mirip sama orang yang semalem ketangkep basah nyodom kucing itu yah,”wkwkwkwkw (moga-moga temen ane ga liat nih blog, Ya ALLAH!!!). Nah intinya sih, mereka nyuruh kita pergi ke konter yang ada di daerah sekitar pemakamanya Bung Karno.
Yeaaahhh,, kita langsung cabut tuh ke sono.. (yaa menguntungkan bagi ane bisa tau makamnya bung Karno, di Indramayu ga ada sih PAYAHH!!!). menyusuri daerah yang agak gelap (karena ketika itu sekitar jam 10 maleman), di tengah perjalanan, temen ane ngadain acara KELUPAAN!!!!!!!!!!!! SIALL!! Katanyee die lupe jalannye manee,,huhu, kudu tanya ma orang situ dulu atuh!!! Bagian tanya tanya urusan Iqbal yang nyelesein,,hahah.. singkat cerite, kita dah ketemu sama tuh konter, tapi sayangnya tuh konter TUTUP!!! Kelamaan sih loe ahh, make ngadain acara kelupaan segala sih!!!(sambil menyalahkan temen ane). Ya sudahlah, Langsung kita menuju rumahmuu soob,, kita pulaanngg!!!!!!!!!!!!!!
Hahah (kok kayaknya dicerita ini temen ane ko ngerasa di diskriminasikan gitu yah, ahahhaa, melas dia mukanya (SUDAH TAKDIR MUNGKIN!!! wkwkk). 
Nah,,, besoknya kita cari lagi tuh harapan yang semalem sirna.hahah
Pagi-pagi kita langsung nyari di konter-konter daerah kecamatannya. Baru tanya satu konter, Alhamdulillah euyy langsung dapet (ALHAMDULILLAH,, akhirnya ga usah capek capek nyari lagi). Spesifikasinya, status yang dimiliki tuh hape janda muda, alias masih mantaap!!! Dengan kardus lengkap dan serba asli segalanya. Harga lebih murah dari pada yang semalem(semalem sih nyekeek diriku). Setelah terjadi tawar menawar harga, akhirnya keputusan final, DEAL DIBELI!! Langsung tuh di konter ditulis, UNTUK N-GAGE SOLD OUT KARENA TELAH DIBELI OLEH ORANG ANEH!!! Wkwkwk.
Langsung deh hari itu ane cari-cari aplikasi tambahan buat si N-Gageku sayang…  maklum dah sekitar 3 tahun ngidam-ngidamin tuh hape tapi ga kesampean. Hoho
Akhirnya ekspedisi mencari N-Gageku berakhir.
Doakan wahai pembaca agar N-Gageku bisa langgeng melayani dan menemani si empunya. Amieen!!!
Lanjuuttt nyoookk....

Jumat, 10 Juli 2009

Sekolah Zaman Sekarang,,, ehmm,,

Uhfff,,,,

Sebenarnya ini cerita pribadi yang sifatnya tertutup dan ane tidak bermaksud untuk mencemarkan nama baik,,

Ehmmmm,,,tapi gapapa lah mungkin bisa diambil hikmah bagi para pembaca,

Cerita ini bermula pada saat ane mau meneruskan jenjang sekolah, tepatnya ketika testing masuk salah satu SMA Negeri di kota A.

Okey ane akan Describe SMA tersebut.

Sekolah tersebut adalah Sekolah SMA yang terkenal dan tercap terbagus di kotanya, bahkan sampai ke regional daerahnya, maklum sekolah di tengah perkotaan kan harus seperti itu. Demi menjaga dedikasinya akhirnya beberapa tahun belakangan ini sekolah tersebut mendirikan program bagi para siswa/inya yaitu program RSBI.

Yachhh,,, walaupun masih rintisan tapi jangan salah loh yach,,,,

Ini salah satu sekolah di provinsi A yang diakui oleh pemerintah provinsinya loh (Katanya).

Nah,, akhirnya ane udah bullet tuh buat kesana,,,,,

Dengan mendaftar,, registrasi lah,, apalah testing lah,, sampai ngasih 12 sertifikat tanpa pikir panjang,,,

Mulai…..

Pada waktu testing,, jujur,, ane dengan mudah menjawab soal soal yang diberikan. Ketika wawancara bahasa Inggrispun Alhamdulillah dengan lancar ane sampaikan,(malah terlihat akrab lagi sama si pengetestnya),,,

Ketika wawancara sempat disinggung masalah sertifikat yang ane serahkan pada waktu pendaftaran kemaren-kemaren. Ya! Mereka menanyakan bagaimane ane bisa mendapatkan sertifikat ini dan bla,,,blaaa,,blaaa,,,

Okeyy,,,ane dengan optimis tuh bisa masuk ke SMA Favorite itu,,,,

YAKIINN!!!(Bukannya sok Optimis and sok PD yach,,, tapi emang bisa ko!)

Dilihat dari dari testing and wawancara ane alhamdulillah bisa..

Mulai,,, pada tanggal berapa tepatnya bulan berapa,,hari yang sangat menegangkan bagi ane,,, karena pada hari tersebut akan diumumkan siapa saja yang akan lolos..

Tepat juga ketika itu ada ujian susulan yang harus ane kerjakan di pesantren.

Hasil akan diumumkan di web sekolah tersebut, tapi ane belum sempat Online,, cozzz masih sibuk sama yang namanya Ujian Susulan.

Eh ketika itu,, pacar ane nelpon ane,, menanyakan nomer testing urutan berapa. Ya ane udah duga, dia mau ngeliat hasilnya duluan di Internet dengan mendahului ane.

Akhirnya ane kasih tau,,, “202254 neng!,,”

Eh,,,ternyata dia bilang bahwa nomer testing tersebut ga ada sama sekali diurutan ranking yang lulus testing,,

Waduwwhh,,, ane sempet bingung,, kesel and ga percaya tuh sama hasilnya,,,

Dalam kondisi tersebut,, ane masih ada 1 pelajaran lagi yang harus di ujiankan,,,

Okeyy,,, dengan kondisi stress bercampur sedih ane mengerjakannya dengan berantakan (tapi alhamdulillah nilainya memuaskan,heheh)..

Ketika ane udah selese ngerjainnya,,, ane langsung tancap gas menuju kota kelahiran demi mengkonfirmasikan berita tentang ketidaklulusan ane pada orang tua..

Ortu pun ga percaya dengan kejadian ini,,

Akhirnya ane mencoba berlapang dada,, mungkin ane terlalu meremehkan dan kurangnya berdoa bisa mempengaruhi Kelulusan tersebut.

Ane terima hasilnya!

Tapi ayah ane sempet ngobrol sama pa kepseknya,, katanya

"kenapa ga dari dulu aja nitipin langsung (maksudnya make Faktor X dengan membayar beberapa insentifnya)

Nanti kan bisa diterima, banyak ko.. yang lain juga gitu!".., gitu katanya,, ngerti kan ??

Waduwhh,,,,,, dalam hati,, ko Pendidikan kaya gini banget sih,,,

Masak sih semuanya make uang dan uang terus,,,kasihan para ortunya kalo kaya gini, aneknya pun kasihan,,, kalo dia ga mampu, truss gimane tuh??? Sedangkan yang melakukan hal seperti ini hampir 90% lohh,,

Ane berdoa dan bersabar agar diberikan yang terbaik oleh Allah,, mungkin ini bukan yang terbaik,,

Ane dengan sabar dan berfikir cepat untuk mengambil Gelombang keduanya..

Akhirnya, pada beberapa hari yang lalu diadakanlah seleksi penerimaan siswa baru di sekolah tersebut (Gelombang kedua)..

Ane daftar seperti ketika gelombang pertama,,dengan adanya penyerahan sertifikat dan lain sebagainya…

Ane sempat kecewa dengan omongan si penerima siswa..

Dia bilang,,,sertifikat ane ga ada gunanya,,,,

Nihil!!!!

Argghhhh!!!!!!!!!!

KECEWA BESAR!!!!

Udah capek-capek ngumpulin kejuaraan tapi dibilang percuma,,

SHITT!!!!!

Gimane ga kecewa tuhh,,,udah disitu tertera juara 1,2,3,1,2,2,2, lomba cerdas cermat bahasa inggris… masih dibilang percuma??

Okey,,,tapi hasil test yang menentukan…

Ane Maximal dan mencoba serius dalam menghadapi testing kali ini.

Akhirnya,,, waktu yang ditunggu-tunggupun datang juga…

Testing penerimaan siswa baru,,,

Bismillah,,, ane mulai mengerjakan 1 demi 1 soal yang disediakan,,

Allahu Akbar!!!! Ihh,,, ko gampang sih,,, sama persis lagi sama yang namanya buku latihan soal UN yang ane punya…

Okeyy,,, kali ini lebih optimis dari gelombang pertama, setelah ane coba cocokkan jawaban dengan Kunci Jawaban Latihan UN yang ane punya tadi (lagiannn sama persis tanpa ada yang beda)

Dari 120 soal,,kesalahan yang ane dapet cuma sekitar 15 kebawah,,

Tuhh,,, gimane ga gede nilainya….

Ane Yakinnn Haqqul Yakin!!!!

Teruss dan teruss,,,,

Ketika selesai testing di SMA tersebut,,, ane langsung Pergi ke Jombang demi menempuh test seleksi di besok hari di Jombang,,,

Ya!!! SMA Unggulan BPP Teknologi Darul Ulum 2 SNBI Jombang..

Ini sekolah buka rintisan seperti sekolah pertama tadi,, tapi udah SBI, bahkan SBInya ga buat sendiri lagi,,, ditunjuk sama pemerintah. Cuma ada 3 sekolah di Indonesia yang bener-bener diakui SBInya oleh pemerintah,, dan salah satunya adalah itu,, dan cuma satu-satunya dari yang laennya yang berbasis pesantren…

Huuiiihhh,,,,,,,,gimane ga ngiler tuhh,,,

Wahhh,,, sempet ga pede tuh masuk situ,,,

Takut ndak diterima (hehhe,, alasan klasik!)

Akhirnya singkat cerita ane bisa melewati ujian testing yang cukup memusingkan…

Dengan adanya psikotes dan ujian Test akademik,,, alhamdulillah berjalan dengan lancar walaupun kartu test sempet hilang sementara (heheh,, malu,,, ketauan teledornya euyy)..

Cerita menarik,,,

Ketika berangkat ke Jombang,,, ane menaiki kereta yang berkelas executive yang bener-bener comfort dan bener-bener bersih,,,(wah,. Pokoknya ga nyesel lah,, )

Ehh,,, tiba-tiba pas pulang,, ane harus dan kudu naek kereta ekonomi karcis berdiri lagi,,

Uhhffff,,,gimane ga beda and contrast tuh sama yang pertama,,

(Harganya juga Kotras boooo!!!!!Executive : 150 ribu, Ekonomi : 26 ribu)

Udah tidur di sela-sela kursi,,, di jalanannya lagi,,, asap rokok kemana-mana,, (dah tau ga suka asap rokok),, asongan ributtt baee… dan laennya lah,,

Tapi ane berdoa agar perjuangan ini (ceilleh perjuangan..) adalah perjuangan demi diterimanya ane ke sekolah tersebut

Tepat pada Pemilu President kemaren,,, seharusnya hasil seleksi diumumkan di Web.

Itu yang di sekolah kedua…

Tapi yang pertama di besok harinya,,

Uhfff,,,sempet deg-degan tuh…. Masuk ga yachh,,,???

Akhirnya ane nyalakan laptop… sambungin ke Modem hape murahan,,,heheh,, langsung connect dan directly I opened the website,,,

Ahh,,, ga ada,!!!! (maksudnya lum ada pengumumannya)

Akhirnya dengan tidak sabar,, ayah menelpon bagian penerimaan santri,, Pa Purnomo namanya..

Dengan tersenyum bangga melihat ane,,, “ALHAMDULILLAH,, KAMU LULUS DENGAN PERINGKAT KE 18 DARI 372,,YANG DITRIMA 230!!!!”

Uhfff,,,

Mungkin inilah buah kesabaran,,,

Doa ane terkabulkan,,, doa agar mendapatkan yang terbaik…

Dan sekolah ini pun insya Allah lebih baik dari sekolah yang sempet menolak ane (SMAN yang pertama di Kota A tadi)

Amieenn,,,

Nah,,, hari ini adalah pengumuman di sekolah yang pertama…

Ah,,, percuma.,..

Yang masuk kesana 90% ga murni,,(ngertikan?)

Denger cerita ada yang ngasih 7,5 mpe 15,

Gila,,buat sekolah doankk….???

Trus yang laennya???

Duhh,,

Kasian temen ane yang udah berkecil hati ,,padahal dia bisa mengerjakan soalnya,,

Jangankan dia, ane aja masih was-was walaupun dari 120 soal 15 kurang yang salah,,

Andaikan ane diterima di sekolah pertama, ane ga akan ngambil, walaupun menurut sebagian orang masuk kesana itu uang titipannya termahal di kota tersebut, ya kisaran 8-15an lah. Ini sebagai bukti balas dendam ane kesana,,hahahaha,,,,


Kata temen ayah mah,, katanya masih ada tarik menarik tuhh, makanya pengumumannya telat,,,

Ehmmm,,,ngertikan maksudnya??

Belum lagi ada cerita yang lumayan menggelitik untuk dikritik,,

Ketika baru-baru tadi, ayah dapet telpon dari temennya,,

Nah, kebetulan istri temennya itu mengajar di salah satu SMA Negri Kota si SMA pertama tadi.

Dia heran, ada siswa yang Passing gradenya (NEM) jauh dari standar SMA tersebut ko bisa masuk..

Gini dialognya,

“ Ibu heran sama kamu, ko NEM kamu 32 bisa masuk kesini sih,, kan disini Passing Gradenya 35,6, ko bisa masuk?!” tanya istri dari teman ayah ane tadi yang kebetulan adalah guru di SMA yang telah disebutkan.

“ Ibu jangan ngasal kalo ngomong, saya masuk kesini itu mahal bu,,sampe 7 juta.. saya kesini bayar…” Jawab anak itu dengan polos dan mungkin aga sedikit keceplosan..

(Dengan nada ketus)

“Hei,, kamu yang jangan asal ngomong!!! Ibu ga dapet uang dari bapakmu yang kaya itu, sepersenpun ibu ga dapet!!! Berarti bukan urusan ibu,, kamu nyogok ke siapa? Berarti kamu pantes bilangnya ke orang yang nerima sogokan kamu itu, jangan ke ibu donkk!!!”

Mungkin merasa tersinggung dengan omongan guru tersebut, akhirnya anek tersebut memanggil orang tuanya untuk datang kesana demi menemui guru tadi.

Terjadilah perdebatan antara guru-guru dan wali siswa tersebut.

MAMPUS!!!!!

KETAUAN KAU!!!!

Sekolaaah,, sekolah,,,,

Emang bener yach,, sekolah itu candu, seperti buku karangannya Roem Topatimasang yang berjudul "Sekolah itu Candu!"

Zaman sekarang itu masih aja kaya gituan,,,apa mungkin karena gengsi para calon ortu siswa, sampe kaya gitu …???

Ehmmm,,, 15 juta,, mending buat beli laptop baru aja yach,,,

(Duh,,, ASUS G1S,,, I want U so much…heheh)

Ini sebenarnya dan seharusnya menjadi sebuah kritikan Pemda terutama Dinas Pendidikan setempat.

Jangan asal terima sogokan dari para calon wali siswa donkk…

Kasian anek-anek yang pinter and emang bener-bener niat buat sekolah disitu.

Kalau anek-anek yang diterima ga da niat buat sekolah mah percuma atuh,,,

Hasil sogokan ga da mutu, PERCUMA!!!

Bukannya lebih baik, tetapi malah kondisi pendidikan di Indonesia semakin buruk.

Kapan sekolah di negri ini mulai bangkit dalam keterpurukannya?

Kapan sekolah di negri ini meningkatkan mutu dari pada materi?

Kapan Mutu pendidikan di Indonesia mulai membaik?

KAPAN?
KAPAN?

KAPAN?
DIJAWAB DONK AH!!!!
KAPAN??
WOYYYY!!!!!!

KAPAN???

Maafkan ane yang mungkin telah lancang dan berani menyinggung dan mengkritik hal semacam ini.

Walaupun ane masih muda (SMA ABG gituloh), tapi ane siap mengkritik dan menyinggung masalah seperti ini.

Ini pasti ada sangkut pautnya dengan perpolitikan.

STRESS!!!


Yeah....

Tadi ayah baru dapet informasi dari sekolah tadi....

Ternyata Diriku Gagal untuk kedua kalinya...

KEBUKTI BOZ GA ADILNYA!!!

MASA SALAH 7 DARI 120 GA MASUK SIH(itu setelah di cek dengan kunci jawabannya kebetulan soalnya sama persis ma buku latihan UN yang ane punya),, DITUNJANG 12 SERTIFIKAT LAGI!!!

Tapi kenapa temen ane yang bokapnya salah satu hakim dikota tersebut bisa gampang masuk??

Padahal ane tau persis jawabannya ketika dicocokin salah besar!!SALAH!!!


Yah,,, mungkin dikarenakan sistem yang mengintimidasikan para siswa diluar Kota Madya (katanya mereka ga mau beasiswa PMDK SMA tersebut terebut oleh siswa dari Kota lain... Makanya orang pinter dari kota lain yang masuk ke SMA tersebut dipersulit dengan adanya testing (Terkecuali jalan belakang) ITU PASTI!!! karena ini sebuah program yang baru dicanangkan oleh Dinas Pendidikan setempat karena pada tahun-tahun yang lalu sempet kecolongan,,,) "Ane maklumi dan mencoba Mafhum"...

Mungkin takdir Allah,,, Mungkinn... ya ga..?? dan PASTI!!!

Mungkin emang ane mau dikasih yang lebih bae,, mungkin,,,( Alhamdulillah udah,, uhhhff) PASTI karena Allah itu adil.


Ane mohon maaf bila terdapat kesalahan dan menyinggung instansi yang terkait.

Walaupun mungkin ane ga sebutkan secara spesifik dan secara khusus tapi mungkin… MUNGKIN,, merasa disinggungkan dengan masalah tersebut…

(Yahh,,, kalo ngerasa tersinggung,,yahhh berarti ngerasa salah.. ia ga???)

Ini bukan masalah mencemarkan nama bae,,

Tapi masalah kemashlatan Ummat

Oh iya... Bagi para orang yang sama-sama pernah terdzalimi dengan cerita sama,, antum-antum pun bisa belajar mengkritik satu sama lain,, negara kita DEMOKRASI Bozzz,,,

Belajar untuk lebih Kritis dalam sebuah masalah... Itulah Diplomat sejati..heheh

Thanks….




Syukron Katsir …..

Lanjuuttt nyoookk....

Minggu, 28 Juni 2009

Pacarku yang Pemalu... (SUPER MALU)








Nah yang ini belum ketauan kalo ane yang moto.....




Ini foto kucingnya,,,,
Biasa,,,,
Si penggemar Kucing gitu,,,


Thanx banget yach sayang,,,
Afwan nih,,,fotonya aku masukin,,,,
Jangan ngambek and jangan marah,,,,


Thanx allot...
Lanjuuttt nyoookk....

Jumat, 29 Mei 2009

Pacar ana Milad,,,???


Assalamu'alaikum....
Hohoho....

Salam hormat slalu,,,
Hem,,,,

14 tahun yang lalu,,
tepatnya tanggal 29 Mei 1995
pacar ana lahir,,,

Hohoh...
It's so young...

hehehe...
Yeahh,,,

But, It's Fact!!!!
Yah!!!!
Tepat hari ini tanggal 29 Mei 2009 pacar ana merayakan Miladnya yang ke 14.. Wah,, betapa senangnya yach diriku bisa merasakan kegembiraannya.. Heheh... Bagi-bagi kegembiraan dong Neng,,, Hem... tepat jam 00.09,, ana mengirimkan sms yang berisi tentang Selamat Milad.. Begini isinya....






Tk trsa y neng, d umrmu yg k 13 ni brtmbh mnjd 14 th lmbt laun, drmu mnjd wnta dwasa, wnta shlihah yg hbat. Pa yg tlh km lkkan slma 14 thn ni, tx pd drmu, sygq. Neng, jdknlh ni sbgy bhn tuk bertaqarab kpd Allah SWT. krn brkt rhmtxlh, drmu msh dbri ksmptn tuk mrskn indhx dunia ni. Smga drmu mnjd wnta shlihah yg q dmba, yg q impkn,lbh dwsa lg, lbh anggun, tmbh syg ma q, jd g anh lg,hhe,n tak lp yg plg utma,lbh brbkti pd Ortumu n smga cta2 sci tlusmu d kbulkn olh Allah. AMIEN.. N blhkan q mnjd org prtama pgcap
"MET MILAD, YA SAYANG!"
q Syang km...


Hemmm...
Berharap menjadi yang pertama mengucapkan selamat Milad pada si dia...
Eh,,,
ternyata diriku didahului orang...
hohoho
Urutan ke 3 booo....
wakakakakak
Sialnya diriku ini..
hheheee
tapi ga papa lah,,
pertama dari seluruh Ikhwan yang mengucapkan selamat Milad padanya,,,
Jujur aja,,, ana belum sempet nyiapin kado tuh,.,,
hoho,,,
Setiap ana nanya mau kado apa,, selalu dia jawab ga usah kado..yang penting doa...
jadi bingungg...
gimana gitu,,,
duit lagi ndak ngalir,, sibuk mondar-mandir kesana kemari,, ngeblog lah apa lah,,,
hoho...
Untung dia mengerti dan sangat-sangat pengertian pada diriku ini,,,
hoho..
Semoga dirimu masih menjadi seperti saat ini...
Masih pengertian dan perhatian sayang,,,
Maafkan diriku yang belum sempet ngasih kadonya,,,

Tapi mas janji dah,,,
nanti kalo dah kelar semua,,,
mas kasih sebuah persembahan spesial buat dirimu

Syukran Ukhti,,,
Jadilah akhwat yang tangguh yach,,,


Lanjuuttt nyoookk....

Ketauan Ngeseks

Hemm... Dimulai dari iseng iseng ana maen ke tempat dimana elektronik di Vermak... Ditemukan secara tidak sengaja sepasang muda-mudi yang sedang asyik Hemmmm.... Dah ah jadi ngeres... Secara tidak sengaja pulalah diri ana sempat mengabadikan peristiwa yang istimewa tersebut dengan menggunakan kamera handphone yang ana bawa,,,, hoho...... Ditemukan.... Sosok pasangan muda mudi yang sedang asyik berbuat mesum yang tanpa disadari terekspos dan terabadikan oleh kamera handphone ana


Inilah sedikit cuplikan kejadian asusila tersebut



Astaghfirullah ......
Apakah ini yang namanya generasi penerus dunia kerobotan???
Masih perlu dipertanyakan!!!!!!!!!!!


Lanjuuttt nyoookk....

Senin, 18 Mei 2009

Jakartapun Mengiba

Kemarin tepatnya ketika hari Jum’at tanggal 15 Mei 2009, ana menyengajakan diri untuk mengembara dan bernomaden di ibukota demi mengikuti sebuah testing penerimaan siswa baru sebuah sekolah swasta di JABODETABEK.

Dari perjalanan selama 3 hari ini, banyak hal yang ana temui disana, dari berbagai aspek hampir terdapat di kota tersebut, Jakarta Metropolis. Ana mengkomper antara kota satu dengan kota lainnya, ternyata memang benar, apa yang dikatakan orang yang pernah berurban disana bahwa “JAKARTA KOTA YANG KERAS” terlihat dari bagaimana para penduduknya mencari sesuap nasi demi mempertahankan kehidupan mereka. Sebuah perbedaan yang sangat signifikan dan sangat kontras dari kota lainnya.

Banyak orang desa yang mempunyai kelebihan kemampuan berani mengambil keputusan untuk bernomaden di Jakarta. Mereka siap untuk menghadapi dunia Metro yang penuh glamour dan serba keras. Tapi tidak sedikit pulalah banyak orang desa yang berpindah ke Ibu Kota dengan segala modal nekatnya, nekat mencari kerja apa saja.

Ternyata ketika ditelusuri, kebanyakan warga Jakarta mayoritas para Urban, dan warga Jakarta asli sendiri hanya beberapa persen. Ini membuktikan bahwa pandangan orang tentang Jakarta adalah sebagai ladang rizki mereka.

Ana sering melihat disekitar jalan, banyak sekali pengemis jalanan, dari mulai anak-anak, remaja, dewasa, hatta orang jompo pun ikut dalam ekspedisi ini. Ana merasa iba dengan keadaan seperti ini. Ana bertanya pada hati kecil ana, apakah ini kehidupan yang sebenarnya dari sebuah Ibu Kota suatu Negara?

Otak kanan pun membayangkan apa yang seharusnya terjadi di sebuah ibu kota Negara?

Apakah ia mungkin ini yang seharusnya terjadi?

Ana pun flash back mencoba untuk membandingkan Jakarta dengan Singapura, dan memang sangat kontras sekali perbedaannya.

Tapi ana memaklumi semuanya, mungkin karena Indonesia masih menjadi sebuah Negara berkembang, tapi ana juga berpikir mungkin juga ini karena pemerintah Indonesia masih banyak yang merugikan Negara.

Ana tertuju pada 3 objek di kota ini yang mungkin bisa mewakili semua penderitaan rakyat miskin di Jakarta.

  1. Anak Kecil yang mengemis di Pinggir jalan dengan adiknya yang berusia sekitar 2 tahun.

Ana merasa kasihan dengan fenomena yang terjadi di ibu kota ini.

Mengapa ini bisa terjadi?

Apakah mereka tidak mempunyai orang tua sehingga mereka sendiri yang mencari nafkah?

Apakah orang tua mereka tidak mengerti akan hak-hak anak yang seharusnya mereka dapatkan?

  1. Nenek-nenek yang berjualan di pinggir jalan menuju halte busway.

Ana berfikir untuk kesekian kalinya, masih ada juga orang yang kurang mampu secara finansial di kota nan Besar ini.

Dan ana mulai menghitung dan membayangkan apa yang dijual oleh nenek tersebut tidaklah seberapa, hanya gorengan. Dilihat dari pengorbanan ia berjualan dengan rela duduk jongkok lama di bawah orang yang berlalu lalang di depannya. Kalau dihitung laba yang ia peroleh mungkin hanya sekitar 5-20 ribu, andai itu laku, jika tidak laku dalam sehari?

Hanya mendapatkan capek dan letih jongkok lama seharian.

  1. Para pengamen di Metromini atau di Bus Kota.

Mereka mayoritas para pemuda yang bernomaden ke Jakarta. Dilihat dari tampang dan kekreativitasan, mereka bisa dikata sebagai pemuda yang cukup kreatif. Mereka mempunyai jual seni tinggi. Mereka lebih memilih sebagai pengamen dibandingkan dengan menjadi seorang pencopet jalanan di Pulo Gadung dan tempat lainnya ataupun seorang pengemis. Ini menjadi sebuah ideology yang cukup perlu dicontoh oleh para pemerintah yang ada di atas sana, lebih baik mencari rizki yang halal dibandingkan rizki instant tetapi haram dalam kata lain Korupsi.

Ini sebuah realiata yang terjadi di ibukota kita sekarang ini.

Ini menjadi sebuah ketidakproporsialnya sebuah kehidupan, kita bisa membayangkan, anak kecil yang seharusnya ikut duduk bersama kita menjadi pelajar, tetapi realita yang terjadi mereka diharuskan untuk menjadi seperti ini. Nenek-nenek yang seharusnya menikmati masa tuanya dengan penuh keindahan, hanya bisa meratapi nasib yang harus ia jalani sebelum meninggalkan dunia.

Memang, Jakarta ladang rizki. Apapun bisa menjadi uang, memang terlalu komersil. Dari mulai berjualan bakso, sampai menjadi Pekerja seks pun ada disana.

Mungkin dari pernyataan dari ana tadi bisa, kita semua bisa mengambil ibroh dan hikmahnya. Kita bisa menigkatkan tenggang rasa kita kepada mereka dan bisa merubah pola pikir kita dalam menyikapi sebuah kemiskinan.

Salam Ukhuwah…
ALLAHU AKBAR!!!!!

Lanjuuttt nyoookk....

Kamis, 07 Mei 2009

Inilah Kita...Sahabat

Inilah kita....
Kita satu hati....
Satu Harapan suci....
Satu Tekad demi masa depan...

Inilah kita....
Kita satu jiwa...
Takkan pernah terpisah...
Walau jarak dan waktu memisahkan....

Inilah kita...
Bersatu dengan keindahan...
Ceria dan tawa slalu hiasi...
Hingga ujung usiaku nanti...

Inilah kita....
Slalu ceria dan tertawa bersama...
Disinilah kita berpijak...
Disinilah kita menangis...

Kebersamaan yang tlah kita bina...
Jagalah hingga akhir nanti....
Dan takkan pernah ku lupa semua yang tlah kita lalui....

SAHABAT.....
Lanjuuttt nyoookk....

Rabu, 06 Mei 2009

Dunia memang penuh dinamika

Huh,,,,,
Akhir akhir ini ana ngerasa bener-bener bahwa dunia memang penuh dinamika kehidupan.
Yah,,,,
Yang ana alami sekarang ialah tentang dinamika asmara...

Ehmmm,...

Tapi bukan ana loh yang ngalamin.
Tapi teman ana satu Ma'had.
Ada sekitar 4 temen yang ngerasa di kecewain sama yang namanya akhwat..
Ehmm..lumayan banyak juga yah,,, tapi ana ceritain 2 cerita aja yach,,,
Yah seperti itulah dinamika kehidupan ini, penuh misteri yang susah untuk diprediksikan.
Ehmm,,,

Cerita pertama

Ini terjadi 2 minggu kebelakang.
Ketika salah satu diantara 4 orang tadi, ketika itu ia sedang dilanda mabuk asmara,,
Lagi PDKATE sama seorang akhwat satu ma'had juga nih..

Nah,, sahabat-sahabatnya mendukung untuk cepet-cepet tembak,,,

Kebetulan si ikhwan tadi itu bener-bener alim and bener-bener baeeeeeeekk, sopan banget,,,
Si akhwat juga lumayan caem, kembang desa lagi,,,
Ekspedisi PDKATE tlah terpenuhi.
Semua list-list yang telah dibutuhkan pun telah terlengkapi.
Akhirnya liburan tadi ba'da UN dia memberanikan diri buat mengungkapkan rasa hatinya yang selama ini ia pendam kepada si Akhwat tadi.

Eh,,,,,,,,,,,,,

Tiba-tiba terucap dari bibir lembut akhwat tadi
"Maaf, aku ga bisa nerima cinta kamu!"

ARGGGGHHHHH.....
Hancurlah hati si ikhwan tadi,,,,
Harapan yang selama ini ia bangun, ia puja-puja, berakhir dengan jatuh dari ketinggian harapannya tadi.

Tak lama kemudian terdengar bahwa si akhwat tadi telah menerima seorang ikhwan yang bisa dikata jauh lebih buruk attitudenya daripada temen ana tadi....

Memang dunia terkadang tak adil.

Sabar yaa akhiii,,,,


Cerita kedua.
Ini lebih pendek dari yang tadi loh..
Ceritanya gini...

Ini terjadi 3 hari yang lalu.
Temen ana baru diputusin cintanya....

Hohoho..
Hikzz...hikzzz

Maunya nangis euy,,
kasihan pisaaaaaannn....

Dari tampang sich,, temen ana biasa aja.
Akhwatnya pun ga terlalu caem amat.
Mereka menjalani hubungan ini sekitar 4 bulan lebihan dah...

Tepat 3 hari yang lalu si akhwat meminta untuk putus tanpa alasan yang jelas, bahkan tak meninggalkan alasan sepatah katapun hanya kata "PUTUS!!"
Sebegitu mudahnya yah,,,

Mungkin si akhwat telah merasa bahwa dirinya merasa diperebutkan.
MUNGKIN!!!!!!
Yang hingga akhirnya ia memutuskan hubungannya dengan temen ana tadi.
Dari segi aspek, apa coba yang kurang dari si ikhwan tadi.
Pengertian,,,,OKEY!!!!!
BAE...............OKEY!!!!!
Sabar............OKEY juga!

Tapi begitu teganya yach,,,,,


HUH,,,,

Memang dunia terkadang tak adil.
Kadang kita di angan, kadang kita terinjak-injak oleh zaman.

Tapi ana berpesan bagi temen-temen.
Jangan terlalu hanyut oleh kesedihan, tetap maju dan gapai mimpi yang telah pasti menunggu.
Diputuskan 1 akhwat,, 9 akhwat menunggu...
OKEYYY
Lanjuuttt nyoookk....

Facebookers

Teman

Komentarmu


ShoutMix chat widget

Anda Pengunjung ke

Link Komunitasku

gerakan indonesia bangkit PartaiKu Hizbut Tahrir

Link Blog

 

Rabithah

Ya,Allah seseungguhnya Engkau mengetahui bahwa semua hati kami ini telah bersatu berdasarkan kecintaan kepada-Mu,berjumpa di atas ketaatan kepada-Mu,berhimpun di atas dakwah-Mu,maka kuatkanlah-Ya Allah-ikatannya,kekalkanlah kasih sayang di antaranya,tunjukkan jalannya,serta penuhilah ia dengan cahaya-Mu yang tidak akan pernah padam. Lapangkanlah dadanya dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan tawakl kepada-Mu,hidupkanlah ia dengan makrifah kepada-Mu,dan matikanlah ia sebagai syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pemimpin dan sebaik-baik penolong. Ya Allah, kabulkanlah dan limpahkanlah salawat serta salam,ya Allah, kepada Muhammad,juga kepada segenap keluarga dan sahabatnya